Prefix (Awalan)
| No | Pattern | Keterangan | |
|---|---|---|---|
| 1 | ber | Kata imbuhan di awal kata dasar yang menggubakan “ber-” bisa memiliki makna, seperti menjadi, memiliki, dalam kondisi, jumlah dan menheluarkan. Contoh dari masing-masing makna imbuhan “ber-” tersebut, antara lain: berpisah (bermakna menjadi) berteman (bermakna memiliki) berduka (bermakna tentang suatu kondisi) bertiga (bermakna jumlah) berbau (bermakna mengeluarkan) | Detail · Edit |
| 2 | ke | Imbuhan di awal kata yang menggunakan “ke-” bisa memiliki makna tingkatan, seperti kedua, ketiga dan kelima. | Detail · Edit |
| 3 | se | Imbuhan “se-_ di awal kata dasar bisa memiliki makna sebuah bilangan, seluruh, melakukan bersama-sama, satu atau tanggal, setara dan waktu. Contohnya makna imbuhan “se-” di awal kata, seperti seratus (bilangan) sekantor (seluruh orang yang tanggal) seperjuangan (usaha yang dilakukan bersama-sama) sebuah (satu) setinggi (kesetaraan) sebelum (menyatakan waktu) | Detail · Edit |
| 4 | pe | Imbuhan “pe-” di awal kalimat bisa berubah bentuk menjadi per-, peny-. atau pel- yang menyesuaikan dengan bentuk kata dasarnya. Penggunaan awalan “pe-” ini bisa bermakan profesi, tindakan, sifat, alat, Sebab, satuan hitung dan kata kerja. Contoh kata dasar dengan imbuhan “pe-” di awal, seperti pelajar (profesi) penjual (suatu tindakan) pemalas (sifat) penggaris (alat tulis) pemanis (sebab) perkilogram (satuan hitung) permainan (kata kerja) | Detail · Edit |
| 5 | ter | Penggunaan imbuhan “ter-” di awal kata dasar bisa memiliki makna paling, sudah, tidak sengaja, mendadak atau hasil dari sebuah tindakan. Contoh penggunaan imbuhan “tes-” di awal kata, seperti tercantik (bermakna paling) terlihat terbawa (tindakan tak disengaja) tertidur (tindakan mendadak) tercemar (hasil dari sebuah tindakan) | Detail · Edit |